Baru TP-link Archer C9 Wireless AC1900 Router

Tanpa terkecuali, setiap vendor selalu ingin menjadi yang pertama tampil yang terdepan dalam merilis produk paling kini ke pasaran, begitu juga untuk vendor jaringan. Netgear dan Asus selalu mendahului vendor lain dalam merilis produk dengan technology paling gress, sebut saja Netgear X6 yang berbasis tiga band dengan total bandwidth sampai 3200Mbps. Produk ini berbasis wireless AC3200. Lihat juga tiga produk router AC2400 yang paling terkenal.




 

Berbeda dengan TP-link yang kelihatan nya selalu tertinggal dengan vendor lain dalam merilis produk dengan technology baru. Untuk wireless router berbasis wireless AC1900 saja, TP-link terlambat beberapa bulan setelah Netgear merilis produknya R7000 dan Asus dengan RT-AC68U yang keduanya berbasis AC1900. Linksys juga terlambat merilis wireless router berbasis AC1900 ini, akan tetapi masih lebih cepat dibanding TP-link. TP-link dengan technology wireless AC1900 akhirnya merilis Archer C9.

Apa hebatnya produk ini?

Archer C9 adalah wireless router diusung dengan technology wifi G5 (generasi kelima) atau lazim dikenal sebagai wireless AC yang bisa memberikan bandwidth total sampai 1900Mbps, dual band simultan. Router ini memberikan speed sampai 1300Mbps pada band 5GHz wireless AC sementara untuk band 2.4GHz wireless N memberikan speed sampai 600Mbps.

Tentunya wireless router ini sangat cocok untuk jaringan wifi dirumah yang banyak menjalankan streaming video dan online gaming yang banyak menyita bandwidth yang sangat lebar. Dan juga sangat cocok untuk menjadi router utama untuk mendukung jaringan wifi bagi perangkat Android dan iOS yang banyak sudah mendukung adapter wifi AC terutama smartphone atau tablet yang disematkan processor dari Snapdragon 800 keatas sebut saja Nokia Lumia 930 yang berbasis Windows 8.1.

tplink archer c9

Sekilas

  • Berbasis technology wifi G5 – teknologi wireless AC1900
  • Dilengkapi dengan 3 antenna luar dual band yang bisa dilepas dengan amplifier power tinggi
  • Technology beamforming yang melekat client kemanapun dia roaming disekitar jaringan wifi dirumah
  • Dibesut dengan processor dual core 1GHz
  • Dilengkapi dengan interfaces LAN dan WAN Gigabit
  • 1x USB 3.0 dan 1x USB 2.0
  • Kendali bandwidth berbasis IP address

Jujur ini adalah produk TP-link yang enak dan manis dipandang dibanding produk-produk router sebelumnya. Dirancang dengan model warna putih, dengan tiga antenna luar menjulang keatas dengan dudukan untuk menyangga bodynya sedikit agak miring sangat cantik diletakkan dimeja kerja anda, tampak elagan menghiasi ruang kerja anda.

Yang sekelas dengan produk ini sudah ada dipasaran dengan harga sekitaran $200, dan produk ini pun dibandrol dengan harga yang sekitaran juga $200. Apakah produk ini mampu bersaing dipasaran dengan produk senada yang sudah ada dipasaran selama beberapa waktu? Kita coba bandingkan dengan Asus RT-AC68U dan Linksys EA6900 yang keduanya juga dibesut dengan technology wireless AC1900. Sebelumnya lihat juga artikel Asus AC68U Vs Netgear R7000.

Processor

Layaknya computer, wireless router juga diusung dengan processor didalamnya untuk mengendalikan dan processing segala macam routing dan apapun yang terkait dengan routing dan data traffic. TP-link Archer C9 disematkan Chip processor dual core dengan clock 1GHz, sama dengan yang disematkan pada Asus RT-AC68U. sementara pada Linksys EA6900 disematkan processor dual core dengan speed 800Mhz, lebih rendah sedikit.

Antenna luar

Ketika hampir semua vendor merancang router dengan basis AC1900, hampir semuanya melengkapi produknya dengan tiga antenna luar walaupun produk dengan seri yang lebih rendah sebelumnya dikemas dengan antenna dalam. Dan yang masih konsisten dengan antenna dalam adalah Apple Airport Extreme dari generasi pertama sampai generasi terkini berbasis wireless AC dengan model towerpun dikemas dengan antenna dalam diujung towernya. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan jangkauan sinyal yang lebih kuat, karena hampir semuanya dilengkapi dengan power amplifier.

Disamping kelengkapan antenna luar ini, semuanya berbasis technology Beamforming yang melacak dan mengunci client wifi kemanapun dia roaming disekitaran jangkauan jaringan wifi ini. Untuk smartphone anda yang dilengkapi dengan wireless ac tentunya bisa semakin kuat sinyalnya jika koneksi ke wireless router AC ini, dalam hal ini Archer C9 juga sangat ideal untuk menunjang jaringan cepat wireless ac.

Interface jaringan

Seperti produk saingannya, TP-link Archer C9 juga dilengkapi dengan dua port USB, satu port berbasis USB 2.0 dan satu port lagi berbasis USB 3.0 yang konon bisa memberikan data throughput sepuluh kali lebih tinggi dibanding USB 2.0. Sudah banyak beredar dipasaran disk storage dengan USB 3.0 yang sangat cepat data transfernya, cocok buat jaringan dengan aktifitas data traffic yang tinggi. Baik Archer C9, Asus AC68U dan Linksys EA6900 semuanya bisa memberikan solusi koneksi ke storage dan printer USB bersamaan.

Dalam hal fungsi USB ini, Asus setapak lebih maju dengan fungsinya bisa berbagi jaringan modem USB cellular baik 3G maupun 4G. Produk lain tidak bisa berfungsi untuk itu. Archer C9 dengan storage yang terhubung di port USB bisa dikonfigurasi agar bisa diakses dari internet secara remote dengan sesi FTP.

Disamping port USB, hampir semua wireless AC1900 router ini dilengkapi dengan port Gigabit Ethernet, 4x Gigabit LAN dan 1x Gigabit WAN. Jumlah 4 port sudah sangat umum bagi sebagian besar wireless router, sementara pada Apple Airport router selalu konsisten dengan kelengkapan 3x port Gigabit.

Applikasi Tether TP-link

Selama ini TP-link tidak melengkapi dengan mobile apps untuk mengelola wireless router pada produk sebelumnya, kali ini TP-link melengkapi Archer C9 dengan Tether apps yang memungkinkan adan bisa mengelola jaringan wifi anda dirumah dari perangkat mobile anda. Hal ini sudah dilakukan oleh Netgear dengan Netgear Genie apps, Linksys dengan Smart-wifi apps.

Sementara pada produk Asus melengkapinya dengan applikasi AsusWrt dashboard UI untuk melakukan konfigurasi dan setting jaringan wifi anda lewat desktop computer.

Manajemen bandwidth berbais IP address

Pada sebagian wireless router secara umum kita tidak bisa mengatur bandwidth berdasarkan node jaringan tertentu. Archer C9 melengkapi diri dengan fitur pengaturan bandwidth berbasis IP address ataupun range IP address tertentu lewat menu konfigurasi. Dismping berbasis IP address, anda juga bisa mengatur nya berbasis MAC hardware address. Fitur ini bisa dilakukan hanya jika anda mematikan fitur NAT Boost yang secara default adalah aktif.

Fitur serupa juga ada pada Asus AC68U dengan manejemen bandwidth untuk upload dan download berbasis IP/MAC/port. Pada Linksys EA6900 ada juga fitur serupa hanya untuk prioritas traffic streaming video HD dengan fitur device QoS prioritization.

Fitur Cloud

Jaman sudah berubah, penyimpanan cloud sudah menjadi idola demi kemudahan akses data dari mana saja anda berada asal ada koneksi internet maka anda bisa mengambil dan mengakses data anda dengan mudah dan aman.

TP-link Archer C9 tidak melengkapi diri dengan fitur cloud ini, akan tetapi anda bisa mengkonfigurnya menjadi FTP server dan mengakses data yang disimpan dalam disk yang terhubung dengan port USB router ini. Lain halnya dengan Asus RT-AC68U sudah memberikan fitur cloud dengan app mobile AiCloud yang memungkinkan anda membuat URL sesuai keinginan anda dan bisa diakses lewat perangkat mobile anda. Linksys EA6900 tidak dilengkapi dengan fitur ini.

Anda bisa melihat tayangan video perkenalan produk berikut ini (courtesy Youtube).

 

 

Mengingat produk ini masih baru, masih belum ada review di beberapa online store dibanding dua produk lainnya.
Cheers, KG




You may also like...

1 Response

  1. jim says:

    tertarik dgn TP-Link AC9, apakah saya bisa memesannya..?
    Caranya…?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *